6 Strategi Kemenperin, Bangun SDM Industri

  • Whatsapp

Bekerja.id, – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapkan 6 program prioritas yang bisa membantu mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) nasional yang mampu bersaing dan kompeten di bidang Industri.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemeperin Arus Gunawan menyampaikan bahwa pembangunan industri, perlu tenaga ahli serta SDM yang kompeten untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing melalui pemahaman teknologi.

Dikutip dari Bisnis.Com (21/2/2021) “Kementerian Perindustrian sudah menyiapkan strategi untuk meningkatkan kualitas SDM Industri yang kompeten, melalui 6 program prioritas” ujar Arus.

Arus mengatakan bahwa dari enam program pengembangan SDM itu, salah satunya adalah pengembangan pendidikan vokasi industri dengan dual system melalui 9 SMK, 10 Politeknik, dan 2 Akademi Komunitas, Bahkan untuk memenuhi tenaga kerja dari lulusan D1, Kemeperin sudah menyipakan program untuk D1 yang bersifat Taylor Made sehingga yang baru lulus akan langsung di tempatkan kerja.

“Tahun ini sudah ada 586 mahasiswa yang mengikuti program ini”, ujarnya.

kedua, pembangunan Akademi Komunitas/Politeknik yang berlokasi di Kawasan Industri. Tahun ini Kemenperin telah membangun Politeknik Industri Petrokimia di Banten.

Ketiga, meningkatkan link and match SMK dan Industru. Program ini, Kementerian Perindustrian telah melibatkan 856 perusahaan industri dengan 2615 SMK untuk wilayah Jawa, Sumatera, dan Sulawesi bagian Selatan.

Keempat, mengembangkan kualitas pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan sistem 3 in 1 adalah sertifikasi kompetensi dengan pelatihan untuk ditempatkan kerja. Pada tahun 2020, Arus menyampaikan bahwa kemenperin sudah menyelenggarakan Diklat 3 in 1 bagi 18919 peserta dari seluruh peserta uji kompetensi yang sudah disiapkan untuk ditempatkan kerja.

“Tahun 2021, kemeperin akan melakukan Diklat system 3 in 1 bagi 86500 orang”, tambahnya.

Kelima, Pembangunan infrastruktur komptensi dan sertifikasi kompetensi tenaga ketja industri. Kementerian Perindustrian, menyampaikan bahwa fasilitas pembangunan infrastruktur kompetensi dengan penyususnan SKKNI, pembentukan LSP, bahkan pelatihan assesor komptensi, dan sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja industri.

Terakhir, adalah pembangunan Pusat Invosai dan Pengembangan SDM Industri 4.0. Dengan adanya program pengembangan SDM 4.0, Kementerian Perindustrian sudah menyiapjan Pusat Inovasi Pengembangan SDM Industri 4.0 di Permata Hijau.

Pos terkait