Awas! Empat Jenis Masker Viral Berbahaya Tanpa Izin BPOM

  • 2 min read
  • Jan 30, 2021

Bekerja.id, – Kamis (28/01) Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggrebek sebuah pabrik kosmetik ilegal di Jalan Swakarya RT 5 RW 4 Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Penggrebekan ini dilakukan atas dasar kecurigaan warga setempat terhadap aktivitas produksi rumahan yang dilakukan oleh salah seorang warganya. Tak butuh waktu lama polisi segera melakukan penyelidikan, dan menemukan beberapa bahan dasar pembuatan masker organik serta bahan-bahan kimia berbahaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, bisnis yang telah berjalan selama 3 tahun ini memproduksi masker wajah organik tanpa mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam kasus ini polisi menangkap 12 tersangka, salah satunya Charles Siregar (CS) yang merupakan dalang dibalik produksi masker ilegal tersebut. CS dan 12 tersangka lainnya dapat memproduksi sekitar 50 ribu masker setiap harinya, yang kemudian didistribusikan secara online melalui media sosial. Usaha ilegalnya ini juga telah mendatangkan keuntungan fantastis setiap bulannya.

Dalam penyelidikan ini Polda Metro Jaya mencatat terdapat beberapa jenis masker yang diproduksi secara ilegal oleh CS dan rekannya. “Ada empat jenis masker yang dibuat” tutur Yunus. Keempat masker tersebut diantaranya Yoleskin, Acone, NHM dan Youra Organic Masker. Para pembuat masker organik ini juga tidak memiliki keahlian dalam meracik masker.

Atas perbuatannya ini CS dan 12 tersangka lainnya dikenai pasal 196 Subsider pasal 197 Juncto Pasal 106 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan hukuman pidana selama 15 tahun.

Respon Nitizen

Tak butuh waktu lama informasi mengenai masker ilegal ini langsung viral khusunya di sosial media. Pasalnya empat jenis masker yang disita oleh polisi tersebut beberapa waktu belakangan ini tengah digemari oleh masyarakat, khususnya remaja wanita. Masker organik ini memiliki banyak varian yang menawarkan beberapa manfaat untuk mengatasi masalah kulit dengan harga murah yakni sekitar Rp 3.500-Rp6.000. Hal ini lantas membuat banyak nitizen yang merasa dirugikan atas beredarnya masker viral ini. Salah satu kekecewaan terlihat dari video unggahan salah satu pengguna Tiktok (@Shyshop), melalui postingannya terlihat ia telah membeli beberapa masker senilai Rp200.000 untuk dijual kembali.

 

Unggahan video berdurasi 15 detik yang disertai dengan caption “syedih banget modalnya ilang 200ribu” tersebut memperlihatkan ia baru saja me-restock puluhan varian masker merk Youra, dan harus merelakan sejumlah uangnya karena produk tersebut tidak dapat dijual kembali.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *