Black Box Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

  • Whatsapp

Bekerja.id, – Melansir dari breaking news Kompas TV,  black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 berhasil ditemukan pada hari Selasa (12/01) pukul 16.10.

Proses pencarian pesawat Sriwijaya AIr SJ 182 oleh Tim SAR gabungan. (twitter @KANSAR_JKT).

Tim penyelam pencarian pesawat SJ 182 sudah fokus mencari keberadaan kotak hitam atau black box sejak kemarin (11/01). Sinyal keberadaan black box tersebut sudah menunjukkan pada satu titik pencarian, namun tim penyelam harus menyingkirkan puing-puing bagian pesawat yang menutupinya terlebih dahulu.

Bacaan Lainnya

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 meruppakan pesawat jenis boeing 737-500 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (09/01) setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada sekitar pukul 14.40. Setelah 4 menit berada di udara, pesawat SJ 182 berbelok secara mendadak sebelum akhirnya hilang kontak.

Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian puing pesawat SJ 182. Setelah menemukan serpihan pesawat dan korban, tim gabungan pun memprioritaskan untuk melakukan pencarian black box.

Black box merupakan alat perekam penerbangan (flight recorder) yang mencatat semua data penerbangan sehingga black box bisa menjadi kunci untuk mengetahui penyebab kecelakaan pesawat. Black box dapat membantu penyelidik untuk mengetahui peristiwa yang terjadi sebelum kecelakaan pesawat. Data pada black box akan membantu penyelidik kecelakaan penerbangan (Air Crash Investigators) dalam menghasilkan rekonstruksi video komputer penerbangan.

Black box memiliki warna oranye, bukan hitam. Hal ini digunakan agar alat tersebut mudah ditemukan. Black box pesawat terdiri dari dua bagian, yaitu perekam data penerbangan (flight data recorder) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder). FDR berisi data mengenai ketinggian, kecepatan udara, aliran bahan bakar, dll, sedangkan CVR berisi rekaman suara dari pilot dan crew pesawat.

Tim penyelam telah menemukan FDR black box setelah penyelaman ke delapan dan rencananya alat tersebut akan segera dibawa ke KNKT.

Pos terkait