Cara Beli Saham Nasdaq, Nike, Netflix, Starbucks, Disney di US (Luar Negeri)

  • 5 min read
  • Jul 12, 2021

Bekerja.id – Saham Netflix, Starbucks, Nike bisa dibeli oleh kita yang tinggal di Indonesia. Bagaimana proses dan caranya ? Ikuti artikel ini. Yang pasti, tidak susah dan murah.

Saya sejak dulu selalu punya cita – cita untuk bisa saja pemegang saham dari perusahaan – perusahaan, yang saya gunakan produknya.

Saham – saham impian itu diantaranya adalah Netflix, Starbucks, Nike dan Disney.

Kesempatan itu ada sekarang.

Lakukan investasi saham di luar negeri makin mudah, sejak menjamurnya aplikasi transaksi saham online cross-border. Yang bukan hanya mudah, tapi juga murah.

Berikut cara melakukan jual beli saham Netflix, Starbucks, Nike, dan Disney di bursa Wall Street USA:

1. Buka Rekening Broker Luar Negeri

Cara pertama adalah kita harus buka rekening di broker sekuritas saham luar negeri yang memungkinkan kita untuk bisa jual beli saham di pasar USA.

Kita tidak bisa menggunakan broker yang ada di Indonesia karena broker itu cuman melayani perdagangan di bursa Indonesia dan tidak bisa untuk di luar negeri.

Tetapi tidak boleh khawatir karena saat ini telah banyak broker luar negeri yang layani investor dari Indonesia. Pembukaan akun di broker luar negeri ini, cukup dilakukan secara online dan tak perlu bertemu muka.

Persyaratannya cukup mudah. Perlu sampaikan dokumen identitas, foto selfie dan isi kuesioner.

Beberapa nama broker luar negeri yang cukup populer adalah:

  • Tiger Securities
  • GoTrade
  • Philips Securities
  • EToro

2. Legalitas Broker

Karena ini adalah broker luar negeri, yang posisinya di luar Indonesia, kita harus pastikan legalitasnya.

Bagaimanakah cara menentukan legalitas broker luar negeri, khususnya yang bekerja di pasar USA ?

Ada dua persyaratan, yaitu:

  • Anggota FINRA (Financial Industry Regulatory Authority, Inc.). Ini adalah instansi yang mengatur industri keuangan di USA dan semua broker yang beroperasi di USA wajib jadi anggota FINRA
  • Anggota SIPC (Securities Investor Protection). Ini adalah lembaga pelindungan investor dan semua broker yang beroperasi di USA wajib jadi anggota SIPC.

Untuk memeriksa, broker sudah mempunyai dua keanggotaan itu, cukup mudah.

Pertama, broker terkait akan mengatakan jika mereka adalah anggota FINRA dan SIPC. Pernyataan ini umumnya tercantum pada bagian paling bawah dari situs halaman pertama.

Kedua, kita sendiri bisa memeriksa langsung ke situs FINRA dan SIPC untuk pastikan legalitas broker luar negeri, yang akan kita gunakan.

3. Minimum Deposit

Kita harus mengetahui masalah minimal setoran saat membuka rekening di broker luar negeri.

Mungkin beberapa dari kita yang mengira jika minimum setoran di broker luar negeri akan besar.

Faktanya, sama sekali, tidak terlalu besar.

Bahkan, Tiger Securities dan GoTrader, tidak meminta minimal setoran saat membuka rekening. Mereka baru minta investor menyetorkan uang di saat investor akan lakukan beli saham.

Tapi saat membuka rekening tidak ada kewajiban menyetorkan uang deposit.

Maka gambar bahwa membuka akun di broker internasional itu mahal, benar-benar tidak benar.

4. Fee Transaksi

Berapakah fee untuk lakukan transaksi ?

Ini menarik. Di broker pasar USA, tren saat ini adalah menggratiskan fee transaksi.

Benar, investor tidak harus bayar fee transaksi sama sekali.

Salah satu broker yang menggratiskan fee adalah eToro. Sementara, broker Tiger, GoTrade dan Philips masih membebankan fee, meskipun jumlahnya kecil.

5. Setor Dana Deposit

Setelah rekening selesai dibuka, proses selanjutnya untuk bisa lakukan jual beli saham adalah lakukan penyetoran deposit ke rekening broker yang telah ditentukan.

Sama seperti di Indonesia, rekening nasabah dibagi dari rekening broker. Ini untuk memberinya pelindungan ke nasabah.

Misalnya, broker yang bekerja di Singapore, seperti Tiger Securities dan Phillip Securities, akan buka dan menempatkan rekening nasabah di Trust Account, yang diatur oleh bank, seperti DBS, UOB.

Cara penyetoran deposit dilaksanakan dalam bentuk valuta asing. Umumnya dalam US$ atau Singapore dollar.

Kita wajib melakukan transfer dari rekening rupiah atau valas di Indonesia ke mata uang US$ di rekening broker di luar negeri.

Memang, transfer valas ke luar negeri, biasanya, membutuhkan ongkos transfer yang mahal. Ongkos transfer valas dari BCA ke luar negeri memakan ongkos sekitar $25.

Tetapi, saat ini dengan perkembangan teknologi fintech, biaya transfer valas ini dapat dihemat, dengan lakukan sebagai berikut:

  • Transfer dari aplikasi DBS Digibank yang menawarkan program transfer valas gratis
  • Transfer dari aplikasi Transferwise yang memungkinkan kita buka rekening valas secara online dan mentransfer ke rekening broker dengan biaya fee tambah murah.

6. Cek Kode Saham

Membuka rekening sudah, setor deposit juga sudah, saat ini waktunya kita untuk bisa lakukan trading atau jual beli saham Netflix, Starbucks, Nike dan Disney.

Cara berikutnya yang harus kita lakukan adalah cari tahu kode saham Netflix, Starbucks, Nike dan Disney di bursa Amerika Serikat. Dengan tahu kode saham, kita bisa lakukan analisis dan akhirnya nanti pembelian saham.

Kode saham ini adalah berikut ini:

  • Saham Netflix, Code NFLX
  • Saham Starbucks, Code SBUX
  • Saham Nike, Code NKE
  • Saham Disney, Code DIS

7. Analisa

Broker sediakan informasi yang komprehensif untuk menganalisis performa suatu perusahaan. Data – datanya terbaru dan gratis untuk nasabah di broker tersebut.

Gunakan data – data keuangan ini untuk lakukan analisa lengkap dan detail mengenai suatu perusahaan saat sebelum beli sahamnya.

Broker – broker itu bukan hanya menyediakan data dan laporan keuangan, tapi juga analisa yang mereka buat atau dapatkan dari riset. Analisis ini bisa memperkaya pengetahuan kita masalah suatu saham.

Bahkan di broker eToro sediakan social trading, adalah sarana untuk kita melihat portofolio investor lain yang sudah sukses. Kita bisa mengetahui isi portofolio mereka dan mengikutinya, secara gratis, tanpa diambil biaya.

8. Order Beli

Setelah yakin dengan pilihan saham yang akan dibeli, kita bisa lakukan order beli. Pastikan jika uang yang telah deposit memenuhi untuk kita lakukan pembelian sesuai jumlah lembar saham yang kita inginkan.
Berapakah minimal jumlah saham yang kita order saat pembelian ?

Ini yang menarik di bursa USA dibanding di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bisa membeli hanya 1 saham. Minimal lembar saham yang kita bisa order di Nasdaq atau NYSE USA adalah 1 lembar saham. Benar cukup 1 lembar saham.

Fractional share. Bukan hanya 1 lembar saham, di sejumlah broker luar negeri sediakan fasilitas fractional share. Itu artinya kita dapat membeli saham secara fraksi dari harga saham.

Misalnya, harga saham Amazon (AMZN) sekarang ini adalah $ 3,213 (Rp 46 juta) per lembar. Bahkan 1 lembar saham saja, harga sudah mahalnya minta ampun.

Tetapi, kita bisa beli saham AMZN, sesuai jumlah uang kita punyai, dengan memakai fasilitas fractional share ini. Contohnya, uang kita hanya $50 maka kita masih tetap bisa beli saham AMZN dalam jumlah lembar saham yang seimbang dari harganya.

Maka jumlah saham AMZN yang dimiliki tidak 1 atau angka bulat, tapi nol koma. Seimbang sama sesuai jumlah pembelian kita.

9. Order Jual

Bagaimana bila kita ingin menjual saham ?

Caranya mudah sekali, sama dengan kita lakukan penjualan saham di Indonesia.

Tinggal masukan nilai jual dan jumlah saham. Bisa tentukan market order atau limit order.

  • Market Order. Harga Jual mengikuti harga pasar waktu itu. Order umumnya akan langsung tereksekusi.
  • Limit Order. Harga jual ditetapkan seperti keinginan kita, tidak mengikuti harga pasar. Order akan terjadi bila harga pasar menyentuh harga yang kita tentukan.

10. Tarik Uang

Uang di saldo rekening dapat ditransfer ke rekening bank kita di Indonesia.

Pihak sekuritas sediakan fasilitas untuk transfer antar bank dari rekening nasabah di sekuritas ke rekening pribadi nasabah.

Transfer akan memerlukan waktu beberapa hari. Tapi, bila dilaksanakan dalam bank yang serupa, waktunya semakin lebih cepat.

Yang penting jadi perhatian adalah fee penarikkan uang. Banyaknya cukup besar.

Misalkan, Tiger Securities membebankan biaya transfer ke rekening bank di luar Singapore sebesar SGD 35 (sebesar Rp 350 rb) atau US $25.

Bagaimana hadapi biaya ambil yang besar ini ?

  • Tidak boleh sering sering lakukan penarikkan uang ke rekening pribadi
  • Membuka rekening pribadi di bank yang serupa dengan rekening di sekuritas. Biaya transfer antar bank yang serupa lebih murah atau bahkan gratis.

11. Pajak

Bagaimana masalah laporan pajak dari transaksi jual beli saham di luar negeri ?

Bila terima pembayaran deviden dari saham di USA, pemerintah USA akan langsung potong pajak atas pendapatan dividen. Pembayaran dividen yang diterima investor dari saham USA telah nett potongan pajak.

Untuk laporan pajak yang lain, investor luar negeri diminta untuk tanda tangan dokumen yang mengatakan jika laporan pajak akan dilakukan sendiri di negara masing masing.

12. Deviden

Dividen akan dibayar masuk ke rekening nasabah. Dari rekening itu, nasabah bisa tarik uang deviden untuk ditransfer ke rekening pribadi.

Alternatif lain adalah mengikuti program dividend reinvestment plan, adalah sarana untuk meminta broker secara otomatis menginvestasikan uang dividen jadi saham.

13. RUPS

Kita sebagai pemegang saham akan memperoleh pemberitahuan soal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kita bisa juga lakukan vote atas agenda RUPS.

Karena masa pandemi, perusahaan menyediakan sarana untuk hadir secara online dan lakukan e-voting.

Kesimpulan

Peluang untuk bisa lakukan investasi di pasar saham internasional, semakin mudah dan bisa dijangkau. Kali ini, saya share soal cara lakukan jual beli saham Netflix, Starbucks, Nike dan Disney.

Ini adalah perusahaan – perusahaan yang saya gunakan produknya di rumah.

Mudah-mudahan bermanfaat !