Digital Marketing, Strategi Pemasaran Efektif di Era Digital

  • Iwan
  • Mar 03, 2022

Bekerja.id – Sejak penggunaan internet semakin tinggi, strategi pemasaran produk bisnis suatu perusahaan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pemasaran produk perusahaan yang sebelumnya menggunakan strategi-strategi tradisional atau konvensional, kini berkembang menjadi strategi pemasaran berbasis digital.

Namun, strategi pemasaran digital ini ternyata belum banyak disadari oleh pelaku bisnis mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Kurangnya kesadaran dan pemahaman terkait strategi pemasaran digital oleh pelaku UMKM disebabkan karena kemampuan akses informasi masing-masing individu berbeda.

Oleh karena itu, perlu sekiranya bagi kita untuk mengatahui dan mengerti tentang apa itu strategi pemasaran digital. Berikut kami tuliskan beberapa poin terkait konsep pemasaran digital!

Pengertian Strategi Pemasaran Digital

Strategi pemasaran digital atau yang dikenal dengan digital marketing merupakan sebuah istilah untuk suatu strategi pemasaran yang dilakukan secara tertarget, terukur, dan interaktif dengan menggunakan teknologi digital.

Strategi pemasaran digital ini ditempuh dengan tujuan untuk mempromosikan brand atau merek, membentuk preferensi, dan meningkatkan traffic penjualan melalui beberapa teknik pemasaran digital. Pemasaran digital juga sering disebut dengan istilah pemasaran online atau pemasaran melalui internet.

Strategi pemasaran digital sebenarnya mirip dengan strategi pemasaran pada umumnya. Namun, yang membedakan strategi pemasaran digital dengan strategi pemasaran yang lainnya adalah tools atau perangkat-perangkat yang digunakan dalam pelaksanaan strategi pemasaran ini.

Pemasaran digital biasanya mengacu pada upaya atau asset pemasaran online. Misalnya pemasaran melalui email, PPC, sosial media, blog, maupun aplikasi-aplikasi tertentu yang memungkinkan untuk diterapkannya strategi pemasaran digital.

Komponen Pembentuk Strategi Pemasaran Digital

Seorang pelaku bisnis di era digital seperti sekarang, tentu sangat memerlukan adanya strategi pemasaran secara digital. Dengan strategi pemasaran digital, seorang pelaku bisnis akan terbantu dalam proses pemasaran, analisa konsumen, dan membuat keputusan berdasarkan informasi yang diperoleh dari konsumen secara langsung.

Sehingga, seorang pelaku bisnis dapat memastikan secara langsung apakah strategi yang diterapkan tersebut sudah relevan atau belum dengan bisnis yang dijalankannya. Untuk menerapkan strategi pemasaran digital, juga dibutuhkan adanya beberapa komponen pembentuk strategi pemasaran ini.

Adapun komponen-komponen pembentuk dari strategi pemasaran digital tersebut, antara lain sebagai berikut:

1. Knowing Your Business

Sebagai pelaku bisnis, seseorang wajib mengetahui tentang core competence dari bisnis yang dijalankannya. Apakah bisnis tersebut cocok untuk diadopsi ke dalam pemasaran digital? Apakah produk yang dilaunching cocok dipromosikan menggunakan media online? Apakah bisnis tersebut memiliki kemampuan, ketrampilan, dan teknologi yang tepat untuk melakukan pemasaran digital?

Maka pelaku bisnislah yang harus benar-benar mengetahui terkait bisnis yang sedang dijalankan tersebut.

2. Knowing The Competition

Selain mengetahui tentang core competence dari bisnis yang dijalankan, pelaku bisnis juga harus mengetahui siapa pesaing utama dari bisnis tersebut. Apakah pesaing sama-sama menerapkan pemasaran digital? Apakah mereka menggunakan strategi yang benar?

Persaingan bisnis di dunia digital itu sangat luas, dapat berasal dari mana saja. Sebab, teknologi digital memungkinkan suatu perusahaan dapat menjangakau wilayah pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, pelaku bisnis perlu meningkatakan riset tentang analisa pesaingnya, dan menjalankan strategi yang tepat untuk melakukan pemasaran.

3. Knowing Your Customers

Komponen pembentuk strategi pemasaran digital yang ketiga adalah mengenali pelanggan dari bisnis atau usaha yang Anda jalankan. Mulai dari minat, ketertatikan, kebiasaan, hingga demografi pelanggan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, interaksi dengan pelanggan maupun calon pelanggan menjadi sangat mudah. Sehingga mengenali kebiasaan dan minat mereka juga semakin mudah.

4. Knowing What You Want to Achive

Sebagai pelaku bisnis, Anda wajib mengetahui tentang apa yang ingin dicapai oleh perusahaan bisnis yang Anda jalankan. Jika Anda tidak mengetahui kea rah mana perusahaan pergi, maka bisnis yang dijalankan oleh perusahaan tersebut akan sulit untuk berkembang.

5. Knowing How You’re Doing

Mengetahui bagaimana Anda bekerja untuk bisnis Anda juga termasuk ke dalam suatu komponen pembentuk strategi pemasaran digital. Sebagai pelaku bisnis, Anda harus mampu mengukur, mengubah, dan memperbaiki setiap langkah yang akan dikerjakan, apabila langkah tersebut belum sesuai dengan tujuan pencapaian bisnis perusahaan Anda.

Itulah lima komponen pembentuk strategi pemasaran digital yang semestinya dimiliki dan dikuasai oleh setiap pelaku bisnis.

Jenis-jenis Media untuk Penerapan Strategi Pemasaran Digital

Untuk memaksimalkan proses pelaksanaan strategi pemasaran digital, seorang pelaku bisnis dapat menerapkannya melalui beberapa jenis media digital seperti website atau blog, sosial media, maupun mesin pencarian. Berikut kami uraikan beberapa jenis media yang dapat digunakan sebagai sarana pelaksanaan strategi pemasaran digital:

1. Website atau Blog

Salah satu jenis media yang dapat digunakan sebagai sarana untuk pelaksanaan strategi pemasaran digital adalah website atau blog. Saat ini website atau blog telah banyak digunakan oleh pelaku bisnis untuk melakukan promosi dan pemasaran produk atau jasa.

Selain sebagai sarana pemasaran dan promosi produk, website juga dapat digunakan oleh konsumen untuk melihat review dari produk-produk yang ingin dibeli.

Sebagai salah satu media digital untuk melaksanakan pemasaran digital, website atau blog memiliki banyak kelebihan. Di antara kelebihan dari jenis media digital ini antara lain:

  • Menjadi media promosi yang mudah dan dapat diakses setiap saat, selama 24 jam nonstop.
  • Menyediakan informasi-informasi yang valid kepada pelanggan yang ingin mengetaui info tentang produk atau jasa yang diminati.
  • Lebih efektif dan efisien, sehingga menghemat waktu dan biaya pemasaran.

2. Sosmed atau Sosial Media

Sosial media juga dapat digunakan sebagai sarana untuk pelaksanaan strategi pemasaran digital. Penggunaan sosial media sebagai sarana pemasaran digital bertujuan untuk meningkatkan visibilitas di internet dan untuk meningkatkan konversi terkait produk dan jasa yang ditawarkan.

Penggunaan sosial media sebagai sarana pemasaran digital juga bermanfaat untuk membangun jejaring sosial dan bisnis. Pemasaran produk melalui sosial media dapat menjadi jembatan untuk bertukar ide, pengetahuan, bahkan komunikasi antar pengguna.

3. Search Engine atau Mesin Pencari

Search engine atau mesin pencari adalah jenis media pemasaran yang khusus untuk mengumpulkan daftar website yang bisa ditemukan di internet dalam data base yang kemudian menampilkan daftar indeks berdasarkan kata kunci atau keyword yang dicari oleh user.

Search engine terbagi menjadi dua yaitu SEO dan SEM. SEM memudahkan dalam mengupayakan website bisa muncul di halaman pertama google, maka kita dapat menggunakan dua kategori berikut:

  • Search Engine Marketing atau SEM bekerja dengan cara meningkatkan visitabily dengan menggunakan periklanan dan optimasi dengan timbal balik berupa biaya.
  • SEO merupakan upaya menaikkan website di halaman pertama pencarian google dengan strategi atau peletakan kata kunci artikel atau suatu konten.

Demikianlah beberapa tiga jenis media yang dapat digunakan sebagai sarana untuk penerapan strategi digital marketing.