IHSG Prediksi Menguat di Awal Pekan, Ini Rekomendasi Saham

  • Whatsapp

Bekerja.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat pada perdagangan, Senin (29/3/2021).

Menurut Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Nafan memprediksi bahwa IHSG memiliki peluang menguat pada perdagangan awal pekan, setelah ditutup menguat sebesar 1,19 persen pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (26/3/2021).

Berdasarkan rasio fibonacci, support atau resistance maksimum berada pada 6081.11 sampai 6254.33. Selain itu berdasarkan indikator, MACD sudah membentuk pola dead crises di area positive.

“Meski, Stochastic dan RSI berada pada posisi netral. Di sisi lain, akan terlihat pola upward bar yang memprediksi adanya penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpotensi menuju ke resistence terdekat,” kata Nafan, dilansir dari Bisnis.com, (28/2/2021).

Ia menyebutkan sejumlah rekomendasi saham yang bisa jadi pilihan investor, antara lain sebagai berikut:

BSDE, Daily (1190) (RoE: 1.82%; PER40.29x; EPS: 29.53; PBV: 0.73x; Beta: 1.65): Pergerakan harga saham ini masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola morning stack candlestick pattern  yang memprediksi adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1155 – 1190, dengan target harga secara bertahap berada pada level 1215, 1285, dan 1425. Support 1145.

EXCL, Daily (2100) (RoE: 1.94%; PER: 60.47x; EPS: 34.73; PBV: 1.17x; Beta: 1.01): Pergerakan harga saham ini masih ebrtajan diatas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang memprediksi adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1155 – 1190, dengan target harga secara bertahap berada pada level 2200, 2280, 2640, 3000 dan 3360. Support 2010 & 1920.

GGRM, Daily (36100) (RoE: 12.98%; PER: 9.11x; EPS: 3962.96; PBV: 1.20x; Beta: 0.93): Pergerakan harga saham ini masih bertahan diatas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang memprediksi adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 35600 – 36100, dengan target harga secara bertahap berada pada level 37200,39075, 40550, 45600 dan 46000. Support 35125.

GIAA, Daily (344) (RoE: 197.86%; PER: -0.42x; EPS: -825.43; PBV: -0.82x; Beta: 2.19): Pergerakan harga sahamtelah menguji pada garis MA 200 sehingga memiliki peluang penguatan minimal berada pada posisi level resistence pertama akan terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 338 – 344, dengan target harga secara bertahap berada pada level 360, 382, dan 404. Support 338 & 316.

HMSP, Daily (1375) (RoE: 28.38%; PER: 18.63x; EPS: 73.79; PBV: 5.29x; Beta: 1.13): Pergerakan harga saham ini masih bertahan diatas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang memprediksi adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1360 – 1375, dengan target harga secara bertahap berada pada level 1395, 1470, 1550, 1625, dan 2550. Support 1350 & 1315.

INTP, Daily (13075) (RoE: 8.15%; PER: 26.78x; EPS: 488.20; PBV: 2.17x; Beta: 1.32): Pergerakan harga sahamtelah menguji pada garis MA 200 sehingga memiliki peluang penguatan minimal berada pada posisi level resistence pertama akan terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 12800 — 13100, dengan target harga secara bertahap berada pada level 13850, 14875, 17250, dan 19625. Support 12500 & 11950.

Disclaimer: Informasi ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi berada di tangan pembaca. Bekerja.id tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Pos terkait