Jenis Jenis Bisnis Ritel

  • Iwan
  • Mar 23, 2022

Bekerja.id – Berbicara mengenai jenis jenis bisnis ritel, tidak lengkap rasanya apabila Anda belum mengetahui dan memahami tentang apa itu bisnis ritel. Oleh karenanya, sebelum menginjak pada materi terkait jenis jenis bisnis ritel, kami akan menjelaskan terlebih dahulu tentang pengertian dari bisnis ritel.

Apa itu bisnis ritel?

Bisnis ritel merupakan suatu bisnis yang bergerak dalam bidang penjualan barang atau atau jasa kepada pembeli dalam satuan atau eceran, dan pelaku bisnisnya biasa disebut dengan istilah pengecer.

Alur perjalanan bisnis ritel dimulai dari seorang pengecer membeli barang pada pusat grosir dalam jumlah besar dengan tujuan untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Kemudian pengecer tersebut memproses barang dagangannya dengan melakukan pengemasan ulang atau semisalnya dan menjual Kembali barang tersebut kepada pembeli akhir dalam jumlah satuan atau eceran.

Pada konsep bisnis ritel ini, pembeli akhir yang membeli produk dari pengecer bermaksud untuk menggunakan atau mengkonsumsinya sendiri dan tidak untuk dijual kembali. Sebab, seorang pembeli merupakan konsumen akhir. Sehingga konsep binsis ritel ini juga sangat sesuai juga disebut sebagai bisnis mata rantai akhir pasokan, atau supply chain.

Adanya bisnis ini tentu sangat membantu produsen dalam memasarkan produknya hingga sampai di tangan konsumen atau pengguna. Itulah yang dimaksud dengan binsis ritel.

Karakteristik Bisnis Ritel

Hal berikutnya yang perlu Anda ketahui sebelum membahas tentang jenis jenis bisnis ritel adalah dengan mengetahui ciri-ciri atau karakteristik dari bisnis ritel sendiri. Dengan memahami karakteristik bisnis ritel, maka Anda dapat membayangkan strategi apa saja yang dapat Anda gunakan ketika mencoba peruntungan dalam menjalani bisnis ini.

Apa saja sih ciri atau karakteristik bisnis ritel itu? Berikut beberapa karakteristik bisnis ritel yang perlu kamu ketahui:

1. Menjual Barang dalam Jumlah Satuan

Sebagaimana yang dijelaskan pada pengertian dia atas bahwa karakteristik utama dari bisnis ritel adalah menjual produk atau barang dalam jumlah satuan. Penjualan barang dalam jumlah satuan ini dimaksudkan agar konsumen yang membeli, juga sebagai pengguna akhir atau yang menggunakan barang tersebut.

2. Berhadapan Langsung dengan Konsumen

Karakteristik bisnis ritel selanjutnya yaitu, pelaku bisnis ritel ini dalam proses pemasaran produknya langsung berhadapan dengan konsumen.

3. Menyediakan Berbagai Produk Kebutuhan Pelanggan

Karakteristik berikutnya yaitu bahwa bisnis ritel ini menyediakan berbagai jenis produk yang dibutuhkan oleh pelanggan atau konsumen. Hal ini dimaksudkan agar konsumen dapat melakukan belanja segala kebutuhannya dalam satu waktu dan satu tempat.

Itulah tiga karakteristik atau ciri khusus dari bisnis ritel.

Jenis Jenis Bisnis Ritel

Setelah Anda mengetahui dan memahami tentang apa itu bisnis ritel dan karakteristiknya, selanjunya kami akan menjelaskan tentang jenis jenis bisnis ritel tersebut. Ada beberapa jenis yang cukup familiar dari konsep binsis ritel ini, berikut penjelasan lengkap mengenai jenis jenis bisnis ritel yang perlu Anda ketahui:

1. Bisnis Ritel Berdasarkan Produk yang Dijual

Jenis bisnis ritel berdasarkan apa yang dijual ada dua macam, yaitu berdasarkan barang yang dijual atau jasa yang ditawarkan.

  • Bisnis ritel yang menjual produk – Pada bisnis ritel jenis ini, pelaku bisnis menjual produk berupa barang fisik yang berwujud dan menjadi konsumsi sehari-hari. Barang ini dapat berupa makanan, minuman, obat, sabun, pakaian, dan lain-lain.
  • Bisnis ritel yang menyediakan jasa – Pada bisnis ritel jenis ini, pelaku bisnis menyediakan layanan atau jasa yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen. Contoh dari bisnis ritel yang bergerak dalam bidang jasa yaitu, perbankan, perhotelan, pengasuhan, pemandu wisata, supir, dan sejenisnya.

2. Bisnis Ritel Berdasarkan Bentuknya

Selain ditinjau dari produk atau jasa yang dijual, jenis jenis bisnis ritel juga dapat ditinjau berdasarkan bentuknya. Berikut beberapa jenis bisnis ritel ditinjau dari bentuknya:

  • Bisnis Ritel Berbentuk Non-Toko – Yaitu jenis bisnis ritel yang tidak memiliki toko fisik dan tidak bisa didatangi konsumen. Biasanya jenis ritel ini berfokus pada kontak langsung dengan konsumen atau direct selling melalui TV atau telepon.
  • Bisnis Ritel Berbentuk Layanan – Yaitu bisnis ritel yang menawarkan layanan atau jasa seperti sewa mobil, bengkel, kantor penyedia jasa pengasuh bayi, dan lain-lain.
  • Bisnis Ritel Berbentuk Toko – Jenis ritel ini memiliki tempat berupa toko dimana produk disusun rapi dan dijajakan dalam etalase.

3. Bisnis Ritel Berdasarkan Bentuk Toko

Berdasarkan bentuk tokonya, bisnis ritel ini juga mempunyai beberapa jenis. Berikut jenis jenis bisnis ritel berdasarkan bentuk tokonya:

  • Toko Serba Ada (Toserba) – Yaitu toko ritel yang menyediakan berbagai jenis barang yang dibutuhkan oleh konsumen.
  • Toko Khusus – Yaitu toko ritel yang hanya menyediakan satu produk khusus dan sejenis di dalam tokonya. Seperti toko obat, toko mainan, toko perhiasa, toko pakaian, dan sejenisnya.
  • Supermarket – Yaitu toko yang serupa dengan toserba, namun memiliki penampilan penataan ruang dan layanan yang lebih tinggi dibandingkan toserba.
  • Minimarket – Yaitu toko ritel sejenis supermarket dengan ukuran yang lebih kecil dan berlokasi di tempat-tempat strategis. Toko ini juga menyediakan berbagai jenis barang yang bervariasi dan dibutuhkan oleh pelanggan.

4. Bisnis Ritel Berdasarkan Skala Penjualan

Jenis bisnis ritel juga dapat ditinjau berdasarkan skala penjualannya, yaitu:

  • Skala besar – Yaitu toko ritel yang mempunyai target penjualan dalam volume yang besar.
  • Skala kecil – Yaitu toko ritel yang skala penjualannya berbanding terbalik dengan toko ritel berskala besar.

5. Bisnis Ritel Berdasarkan Kepemilikan

Berdasarkan kepemilikannya, bisnis ritel ini dibagi ke dalam beberapa jenis seperti:

  • Ritel mandiri – Yaitu bisnis ritel yang secare kepemilikian dimiliki oleh perorangan atau individu.
  • Ritel yang sudah ada – Yaitu bisnis ritel yang kepemilikiannya sudah ada, sudah berdiri, dan perjalanannya sustain.
  • Dealer – Yaitu jenis bisnis ritel berbadan usaha atau perorangan yang bertugas menjadi distributor dari produsen.
  • Franchise atau Waralaba – Yaitu jenis bisnis ritel dimana pelaku membeli atau menyewa haka tau menggunakan brand produk tertentu untuk menawarkan produk.
  • Network Marketing – Yaitu bisnis ritel yang berjalan dengan konsep pemasaran berjejaring. Jenis ini juga sering disebut dengan nama mulit level marketing.
  • Corporate Chain – Yaitu jenis ritel dengan kepemilikan gabungan dari beberapa individu pemegang saham suatu perusahaan.

Itulah jenis jenis bisnis ritel jika ditinjau dari produk atau layanan yang ditawarkan, berdasarkan bentuknya, berdasarkan bentuk toko, skala penjualan, dan kepemilikannya. Semoga tulisan tentang pengertian, karakteristik dan jenis jenis bisnis ritel ini dapat memberi manfaat kepada Anda.