Jokowi Angkat Bicara Soal Banjir di Kalsel

  • Whatsapp

Bekerja.id, – Intensitas hujan yang tinggi selama sepekan terakhir, menyebabkan air sungai di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan meluap. Luapan air ini turut merendam beberapa kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Selamatan. BPBD Kalsel mencatat setidaknya terdapat beberapa kabupaten yang terdampak banjir, diantaranya Kab. Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut, hingga Kota Banjarmasin.

Hujan deras yang terjadi sejak Rabu (13/01) menyebabkan genangan air mencapai ketinggian 150 hingga 200 cm. Bahkan di Kabupaten Tanah Laut ketinggian air mencapai 3 meter. Hingga hari ini (15/01) BPBD Kabupaten Tanah Laut menyebutkan terdapat 21.990 jiwa yang terdampak banjir dan sebanyak 6.346 rumah terendam air. Banjir juga turut memutus akses jalan dari Pelaihari menuju Kota Banjarmasin.

Menanggapi hal ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo turut angkat bicara. Melalui siaran pers yang dilangsungkan hari ini (15/01) Jokowi menyampaikan bahwa secepatnya akan dilakukan koordinasi yang melibatkan Gubernur Kalimantan Selatan, BPBD, TNI dan Polri untuk segera menyiapkan bantuan yang sangat dibutuhkan dalam bencana tersebut, utamanya perahu karet.

Penyataan Jokowi terkait Banjir Kalsel pada siaran pers Jum’at (15/01/2021)

 

“Ya tadi saya sudah menelepon Gubernur Kalimantan Selatan untuk mendapatkan laporan mengenai banjir yang ada di Kalimantan Selatan dan saya juga telah memerintahkan Kepala BNPB, telah memerintahkan juga kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk secepat-cepatnya mengirim bantuan, terutama yang berkaitan dengan perahu karet yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan,” kata Presiden.

Presiden juga menghimbau bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan serta selalu memperhatikan peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG, mengingat akhir-akhir ini  Indonesia mengalami peningkatan curah hujan yang cukup ekstrem. Dalam siaran pers tersebut, Jokowi juga memastikan akan terus memantau perkembangan bencana yang terjadi di beberapa lokasi di Indonesia seperti diantaranya tanah longsor di Sumedang Jawa Barat, Gempa Bumi di Majene Sulawesi Barat, serta Banjir di Kalimantan Selatan. Diakhir pidatonya Presiden berharap baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat selalu hadir ditengah-tengah masyarakat ditengah situasi sulit seperti saat ini.

Pos terkait