Krisis Produksi Chip, Produsen Ponsel Pintar Peringatan Kenaikan Harga

  • Whatsapp

Bekerja.id – Presiden Xiaomi Wang Xiang memberi peringatan terhadap kelangkaan chip yang bisa membuat perusahaan harus menaikan harga produknya. Sebab, kondisi ini akan memberi tekanan terhadap biaya operasional. Saat ini produk ponsel Android, Xiaomi adalah produsen ponsel pintar terbesar ketiga di dunia.

Dikutip dari phonearena.com, Minggu (28/11/2021). “Kami terus mengoptimalkan biaya perangkat keras [hardware] Kami akan melakukan yang terbaik dengan harga terbaik untuk konsumen. Namun, kadangkala, Kami harus membebankan kenaikan harga produk ke konsumen di sejumlah kondisi, ” katanya.

Bacaan Lainnya

Kelangkaan chip tidak hanya berpengaruh pada produksi ponsel saja, namun juga akan mempengaruhi produksi gim dan otomotif.

Adanya pandemi Covid-19 membuat berkurangnya pasokan chip. Tren work at home akibat Covid-19 membuat permintaan elektronik dan peralatan rumah meningkat dari jumlah yang diprediksi.

Hal ini menyebabkan beberapa produsen harus menimbun, sehingga mereka mempunyai stok lebih banyak dari sebelumnya.

Produsen ponsel pintar, Huawei mulai memborong komponen yang sama agar bisa bertahan hidup dari sanksi Amerika Serikat. Selain itu situasi ini semakin parah akibat badai yang terjadi Februari lalu di Texas yang berdampak pada operasional Samsung di Austin.

Bahkan, Qualcomm kesulitan untuk mencapai produksi sesuai permintaan, sehingga mendisrupsi produksi ponsel Samsung level low dan mid-range.

Perusahaan asal Korea Selatan tersebut, sudah mengalami ketidakseimbangan dalam hal pasokan semikonduktor secara global. Kelangkaan chip ini dilaporkan telah menghambat produksi Snapdragon 888.

Berdasarkan penelitian dari Trenforce, kurangnya pasokan chip Qualcom 5G berpeluang memangkas produksi ponsel pintar hingga 5 persen pada kuartal II/2021.

Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) adalah perusahaan yang memasok chip untuk produk Apple, juga akan terpengaruh kondisi ini. Namun sejauh ini Apple belum terpengaruh dengan situasi ini.

“Ketatnya pasokan chip Qualcomm AP yang diproduksi oleh TSMC akan berpengaruh terhadap semua ponsel pintar kecuali Apple,” kata analis Samsung Sekuritas MS Hwang.

Pos terkait