Tanda SOS Di Pulau Laki, Kepulauan Seribu: HOAX

  • 2 min read
  • Jan 20, 2021

Bekerja.id,- Baru baru ini, masyarakat dunia maya dihebohkan dengan penemuan tanda SOS di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, dekat dengan lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Hal ini dikaitkan dengan kejadian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu.

Tanda ini ditemukan secara tidak sengaja lewat Google Earth dan Google Maps. Terlihat pada Pulau Laki terdapat tanda SOS dan tanda TOLONGGG.

Warganet menganggap tanda SOS ini dibuat oleh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang mungkin selamat dan membutuhkan pertolongan segera di Pulau Laki. Namun, hal ini merupakan hoaks belaka.

Merespon hal ini, Basarnas bersama tim SAR dan kepolisian Kepulauan Seribu melakukan penyusuran di Pulau Laki (20/01). Namun, tidak menemukan hasil apapun.

“Ya kita enggak tahu ya, kalau yang bikin SOS itu di Google kan ya, mungkin bisa ditanyakan ke Google,” ucap AKBP Eko Wahyu Kapolres Kepulauan Seribu – Dilansir CNN Indonesia (20/01)

Sementara itu, pihak Google pun sudah menghapus tanda SOS dan tanda TOLONGGG di Pulau Laki. Namun, pihak Google tidak memberikan keterangan yang spesifik tentang laporan tersebut.

Lebih jelasnya, terdapat tiga sumber input di Google Maps: kontribusi pengguna, pihak ketiga dan sumber publik (data dari pemerintah), dan dari pihak Google sendiri.

APA ITU SOS?

Dikutip dari Wikipedia, SOS merupakan tanda bahaya dalam kode morse (• • • – – – • • •), dimana tanda titik tiga dibaca sebagai S dan tanda strip dibaca sebagai O. Tanda SOS ini pertama kali digunakan oleh pemerintah Jerman pada 1905, dan kemudian menjadi standar internasional sejak 3 November 1906.

SOS dapat berarti Save.Our.Ships (selamatkan kapal kami), Save.Our.Soul (selamatkan jiwa kami), Survivors.On.Ship (orang yang selamat dari kapal), Save.Our.Sailors (selamatkan pelaut kami), dan lain lain.

Kode ini biasanya digunakan jika kita terdampar di suatu pulau atau suatu tempat sendirian dan segera membutuhkan bantuan untuk diselamatkan dengan membuat tulisan S O S di tanah. Tulisan tersebut harus cukup besar agar dapat terlihat oleh pesawat. Anda dapat menuliskannya pada pasir, atau dengan menyusun balok kayu atau kumpulan daun agar membentuk huruf SOS. Atau bisa juga membuat api agar asapnya dilihat oleh kapal sekitar atau pesawat yang sedang lewat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *