Telkom (TLKM) Pakai Frekuensi 2,3 GHz untuk Gelar 5G Tahun Ini

  • Whatsapp

Bekerja.id, – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menggunakan frekuensi 2,3 GHz untuk menggelar 5G di tahun ini.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menyampaikan bahwa penambahan 10 MHz dari hasil lelang frekuensi Desember 2020, salah satu anak perusahaan Telkom yaitu PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) mempunyai frekuensi sebesar 40 MHz di pita 2,3 GHz.

Bacaan Lainnya

Adanya pita frekuensi tersebut, Telkom berencana menggelar 5G. Penggelaran ini tanpa melalui skema kerjasama spektrum frekuensi atau dilakukan secara mandiri.

Bandwidth yang digunakan sebelumnya masih kurang untuk 5G sebab standar bandwidth yang dibutuhkan 100 MHZ, namun (dengan 40 MHz) juga bisa memberikan sinyal 5G untuk tahap awal,” ujar Ririek dikutip dari Bisnis.Com Kamis (21/1/2021).

Tahap awal pengembangan 5G tersebut, lanjut Ririek, bahwa perseroan akan mulai melakukan ekosistem 5G di Indonesia secara bertahap.

Terkait dengan tempat dan investasi untuk menggelar 5G saat ini, akan disiapkan dan masih tahap penyusunan.

Perlu diketahui, pada Desember 2020, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Mengumumkan bahwa Telkomsel, Smartfren, dan Tri menjadi tiga operator yang lolos dalam lelang frekuensi di pita 2,3 GHz. Sehingga ketiga operator tersebut memiliki tambahan frekuensi sebesar 10 MHZ.

Dengan adanya penambahan 10 MHz maka Telkomsel dan Semartfren memiliki 40 MHz sedangkan untuk Tri hanya memiliki 10 MHz karena sebelumnya belum memiliki frekuensi di pita 2,3 GHZ.

Ketua Program Studi Magister Teknik Elektro ITB, Ian Yosef M. Edward menyampaikan bahwa 40 MHz bisa menggelar 5G namun masih terbatas di sejumlah titik strategis dan kerumunan, supaya masyarakat yang memiliki ponsel 5G bisa merasakan akses kecepatan 5G di titik tersebut.

Disisi lain, kata Ian, dengan 40 MHz saja, bisa mentransfer kecepatan data mencapai 400 Mbps lebih “Kemungkinan bisa ditempatkan di Bandara Udara karena disana banyak orang mampu” ujar Ian.

 

Pos terkait